Jumat, 19 Januari 2018

Jepang Ternyata...

Orang yang kenal dekat sama aku, terutama keluargaku "Pasti" tau kalau aku terobsesi dengan "JEPANG". Bukan anime atau pernak-pernik Jepang. Tapi terobsesi sangat ingin kesana, berpetualang di berbagai daerah di negara yang di juluki Matahari Terbit tersebut.
Sangking obsesinya, aku girang banget waktu tau salah satu keluargaku. Which is sepupuku ada yang sekolah disana. Dalam hati "Yes bisa main-main kesana tanpa ambil paket tour". Sayangnya belum sempat main-main kesana, dia keburu pulang ke Indonesia. Yaaaaaah...
Tapi nggak apa. Karena lain waktu pasti aku akan kesana. Insya Allah. Aamiin.

Karena tertariknya aku dengan jepang dan kebudayaanya. Aku sering ngikutin beberapa vlog orang-orang Indonesia yang tinggal disana. Dan baru-baru ini aku dipertemukan dan diperkenalkan sebuah buku tentang bagaiman sebenarnya kehidupan di Jepang sana.


Buku yang berjudul "Jepang Ternyata..." ini pertama kali di perkenalkan oleh sepupuku aku yang aku ceritakan di atas barusan, lewat ig storynya. Waktu aku tau temennya ada yang ngejual buku itu, aku langsung garcep DM dia dan minta dipesenin buku tersebut.

Buku "Jepang Ternyata..." ini dibuat atau di karang oleh Forum Lingkar Pena Jepang. Dimana isinya merupakan kisah keseharian para perantau dari negara kita Indonesia yang tinggal disana. Jadi, dalam buku ini bukan hanya kisah dari satu orang, tapi merupakan kisah beberapa orang yang tergabung dalam Forum Lingkar Pena Jepang tersebut. Orang-orang atau kita sebut saja penulis tersebut dari latar belakang yang berbeda. Ada yang sebagai ibu rumah tangga, pelajar, perawat, guru sekolah Jepang, peneliti, bahkan dosen universitas Jepang. Mereka semua tidak tinggal di satu wilayah, melainkan tersebar di berbagai daerah di Jepang. Seperti Tokyo, Nagoya, Fukuoka, Shizuoka, Kyoto, Ishikawa, Kobe dan berbagai kota Jepang lainnya.


Dari buku ini aku bisa lebih mengenal budaya dan prilaku orang-orang Jepang. Mulai dari bagaimana mereka memperlakukan warganya yang kurang mampu, bagaiman cara pendidikan disana, cara mereka menunjang kesehatan warganya bahkan sampai bagaimana bentuk-bentok toilet yang mereka punya. Hahaha.

Fakta yang aku dapat dari buku ini lumayan banyak atau bisa dibilang banyak. Aku menemukan fakta dimana ternyata yang tadinya aku pikir warga Jepang itu adalah warga yang kebanyakan menganut ajaran agama Budha, ternyata salah. Lebih tepatnya mereka menganut lebih dari satu ajaran agama. Dan ternyata lagi, nggak sedikit yang mematenkan dirinya seorang Atheis. Atheis yang dimaksud disini bukanlah atheis yang benar-benar tidak mempercayai adanya Tuhan. Melainkan ada alasan-alasan tertentu mengapa mereka lebih memilih menjadi Atheis. Dimana alasan-alasan tersebut di tulis di dalam buku ini.

Yang menarik lainnya adalah, ada banyak kegiatan atau budaya yang kita anggap sepele disini, sebaliknya di anggap penting di sana. Contoh kecil ketika di salah satu bab dalam buku ini tertera judul "Sekolah dan Setrika, apa hubungannya?". Aku semakin kagum ketika membaca isi bab tersebut. Dimana para murid-muridnya di ajarkan secara khusus dan detail bagaimana cara melipat pakaian, membedakan alat-alat masak, sampai cara menjahit kancing baju. Hal yang menurut kita sangat sepele justru disana sangat penting. Dimana nantinya hal tersebut bisa menjadikan dasar para muridnya untuk bisa survive di kehidupan sehari-hari. Menarik banget kan..


Itu hanya contoh kecil yang unik tentang Jepang yang aku baca dari buku ini, dan sebenarnya masih banyak hal unik dan aneh menurut kita namun wajar bagi mereka.Hal yang paling membuat aku kagum adalah bagaiman warga Jepang memperlakukan orang-orang sekitarnya dan bagimana mereka melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda.
Ada banyak contoh dan pelajaran yang aku dapat di buku ini, menjadikan keinginanku untuk berkunjung ke Negara Sakura tersebut semakin besar.

Bagi kalian yang berminat dengan buku ini, kalian bisa langsung menghubungi salah satu penulis buku ini. Muhammad Farid Maricar, atau bisa langsung menghubungi via whatsapp di nomor 0822.90.200028

Dari buku ini, selain membuatku makin memiliki hasrat untuk berkunjung kesana. Aku jadi semakin menaruh harapan, semoga kedepannya Indonesiaku perlahan-lahan bisa semakin maju dan semakin menghargai masyarakatnya. Aamiin.

Price : 70K